Sinopsis We Got Married Taemin-Naeun Episode 3
























Review eps 2..
Taemin dan Naeun bermain parasailing, lalu mereka BBQan dan menutup hari dengan bermain di tepi pantai.


Sinopsis We Got Married Taemin-Naeun episode 3


Diperlihatkan sebuah gedung. Sepertinya Shinee habis mengisi acara di gedung itu karena ada nama Shinee di sebuah ruangan. Sepertinya itu ruang ganti Shinee.

Taemin tergesa keluar dan berkata "Aku terlambat. Dia pasti sudah menunggu." Taemin buru-buru naik tangga sambil melihat jam. Ia segera berlari.

Taemin backstage : Aku berlari karena aku tak mau membuatnya menunggu dan aku ingin melihatnya.

Sementara di lain tempat Naeun tengah duduk di bar sambil menunggu Taemin.

Narasi Naeun : Pertama kali bertemu kami sangat kikuk. Tapi sekarang saat kami bertemu setelah tak saling melihat sekian lama, aku rasa kami akan kikuk lagi. Aku berjanji untuk relax, tapi aku tak yakin.

Akhirnya sang suamipun datang saat Naeun tengah memperhatikan kukunya yang dicat warna orange.
Taemin menghampiri Naeun tapi belum sampai tiba-tiba ia malah menahan tawa (entah kenapa) hingga membuat Naeun menoleh ke belakang. *Mereka berdua ini sejak eps 1 obral senyum dan tawa.

Naeun pun tertawa. Taem menanyakan kabar Naeun yang dijawab baik olehnya.
Taemin melihat bahwa Naeun gugup. "Ini kikuk kan?"
Naeun : "Ya sedikit kikuk."

Naeun cuma menunduk malu gak berani menatap Taem. Kalau Taem sih jangan ditanya, ia kan selalu tersenyum cerah setiap saat.

Taem : "Apakah kamu melihat siaran tv?"
Naeun : "Ya aku lihat."
Taemin : "Aku dan personil lain tertawa sepanjang waktu. Mereka mengomentari betapa tebalnya bibirku."

Naeun tertawa hingga kepalanya mendongak ke belakang. Lalu diperlihatkan tayangan saat Taem menyetir (lihat eps 1 WGM). Nah ada panah yang menunjuk bibir Taemin. Wkwkwkwkw aku jadi pengen ikutan ketawa.

Taem : "Mereka mengatakan jika kau menyukaiku pasti karena mataku yang selalu tersenyum (eyesmile)."



Klik untuk baca selengkapnya




Taem backstage : Ketika kami (Shinee) comeback dan aku ditanya ttG Naeun aku menjawab bahwa dia cantik. Lalu mereka mengejekku. Mereka selalu meledekku dan Minho Hyung adalah yang paling kejam.
(Minho kan cemburu..) Aku yang paling muda dan sekarang menikah. Mereka pikir itu lucu."

Kembali lagi ke scene Naeun dan Taem di bar.
Taem : Dan juga ingat saat interview aku bilang tak punya pengalaman kencan sebelumnya. Dan seperti yang kau katakan mereka tidak mempercayainya juga.
Naeun berlomentar kalau ia jujur. Mendengarnya Taemin langsung menutup wajah dengan topi.
Taem : Kemudian aku akan membuatmu percaya. Apakah kamu melihat comentnya (maksudnya komen mengenai WGM mereka)
Naeun : Ya
Taem : Bagaimana?
Naeun : itu ok.
Taem : aku juga, tapi itu menakutkan pertama kali.

Naeun di backstage bilang bahwa ia sedikit kecewa. "Aku memperhatikan dan hanya melihat komentar buruk. Aku sedikit terluka." (tenang eonni, aku mendukung pernikahan kalian)

Taemin di backstage : aku mencoba tidak melihat tapi aku melihat artikel dan melihat beberapa kalimat support. Itu menyenangkan tapi aku tahu ada beberapa komen buruk dan aku harap Naeun tak melihatnya. Ia masih muda aku harap dia tak melihat.

Kembali ke Taem-Naeun di bar.
Naeun permisi hendak ke belakang. Sementara Taem menunggu sambil membaca dan minum.

Tak terduga, Naeun keluar dengan pakaian baru. Seragam sekolah. Tentu saja Taem terkejut. Taemin bilang itu seragam sekolah mereka. Kebetulan saat itu Taem mengenakan baju putih dan jas hitam (mirip seragam tapi bukan)

Naeun : kau tahu apa yg sedang kulakukan?
Taem : kau akan ke sekolah kan? Tapi itu terlihat cocok untukmu. Kau cantik dengan seragam itu.
Naeun pergi lagi untuk mengambil hadiah buat Taem. Begitu dibuka ternyata itu seragam sekolah mereka untuk Taem. Naeun menyuruh Taemin untuk ganti baju.

Ketika keluar Taemin mengomentari celananya dan lengan seragamnya
yang congklang (kependekan sedikit)

Mereka lalu pergi ke sekolah mereka. Mereka kan satu SMP yaitu Chungdam Junior High School.

Taemin mengomentari lapangan yang sebelumnya tak ada. Ia lalu menunjuk bangku penonton. Disana dulu ia sering makan siang. Naeun juga sering duduk untuk makan siang disana.

Naeun berkata ia sering duduk disini. Taem bilang bahwa ia sering tidur di meja saat istirahat. Ia dulu kacau dan tak sempat mencari teman sejak pindah. Taemin cerita ia tak mengikuti banyak piknik sekolah dan berharap bisa ikut. Taemin agak sedih. Ia bilang ketika membicarakan ini ia rindu kesempatan piknik yang hilang itu.. Taemin sempat menyeka mata, entah karena hampir menitikkan airmata atau karena angin.

Mereka masuk ke gedung sekolah. Bagus loh, dari koridor terlihat bunga cherry yang mekar.
Naeun menunjuk tepi koridor dimana ia melihat pertama kali Taemin berdiri disamping pintu. Taem lalu memperagakan dg berdiri di depan pintu dekat mereka.
Taem menanyakan ekpresinya. Tapi Naeun bilang ia tak melihat wajah Taem karena rambut Taem panjang. Naeun bahkan nyaris tak melihat mulut Taem dan bilang Taem seperti Tarzan. Kekekeke.

Taemin bilang saat itu ia lama tak potong rambut. Ia heran mengapa Naeun mengingatnya.

Sambil menaiki tangga Naeun bertanya Taemin di kelas 3 apa? Taemin tak meningatnya.
Naeun berkata bahwa ia di kelas 3-2. Mereka masuk keruang guru yang lampunya menyala. Mereka disambut oleh guru yang mempersilakan mereka duduk. Taem bercerita bahwa lama ia tak kesini. Taem bertanya kepada guru itu dulu ia dikelas 3 apa.

Jreng jreng jreng.

Guru menjawab mereka di kelas 3-2. Sontak Taem-Naeun berpandangan karna terkejut *kompak nih, saling melihat bebarengan. Mereka lalu tos. Mereka pernah menempati kelas 3 yang sama hanya beda tahun. Taemin itu sunbaenya Naeun di sekolah. Diperlihatkan kertas administrasi yang menunjukkan bahwa baik Taemin maupun Naeun pernah menempati kelas 3-2.

Naeun backstage : Ini begitu aneh. Sejak tahu kami punya banyak kesamaan aku tak mempercayainya.

Taemin backstage : Ini seperti ditakdirkan.

Naeun dan Taemin masuk ke mantan kelas mereka. Kelasnya kosong, mungkin itu weekend.
Taemin lalu menunjuk bangku tempatnya dulu duduk. Nomor dua dari samping jendela dan nomor empat dari depan.

Dan dimanakah Naeun dulu duduk?

Eng ing eng.

Naeun duduk di baris sebelah jendela dan juga nomor empat dari belakang. Jadi bangku mereka bersebelahan. Kelas mereka terdiri dari 4 larik saja jadi mereka berdua sama-sama duduk di belakang (dan bersebelahan, ingat itu.)

Naeun berkata ia suka bangku dekat jendela. Taemin berkata bahwa di kursi deret belakang kau bisa melakukan apapun yang diinginkan.

Taemin bertanya apakah Naeun dulu ketua kelas? Naeun menjawab ya. Setiap tahun di sd dan setahun di sekolah menengah.

Taemin berkata 'Oh jinjja?' dengan sedikit keras.
Taemin menjawab ia pernah menjadi ketua kelas sekali.

Naeun mempraktekkan saat jadi ketua kelas. Naeun berdiri dan berkata. "Perhatian, membungkuk ke guru." *dengan suara lembut, maklum cewek.


Taemin pun mempraktekkan saat menyuruh murid lain hormat. Ia berkata 'Perhatian!' dengan keras dan lantang. Taem bilang ia sangat antusias saat di kelas.

Naeun bilang bahwa Taemin pasti populer.
Taem bercerita bahwa pernah ada murid dari sekolah lain mengenakan seragam sekolah mereka. Dia cantik dan aku melihatnya. (*liat deh ekspresi Naeun, cemburu hehehe). Lalu guru memanggilku. Aku kira ada masalah. Tapi guru bilang untuk berteman dengan murid itu, jadi aku pulang bersamanya.
Naeun kelihatannya agak jealous. Dia bertanya "Benarkah?"
Taemin : itu hanya masa lalu
Naeun : Dia cantik?
Taemin tampak terkejut. Ia menjelaskan bahwa perempuan itu adalah temannya saja.
Naeun hanya mengangguk-angguk. Dilihat dari ekspresinya seperti ada yang mengganjal buat Naeun
Taemin : Aku rasa kau populer juga, benar?
Naeun : Yah, tunggu, tidak. Aku bilang aku hanya sangat rajin dan entahlah sedikit populer.
Taemin membaca sebuah kertas yang berisi penghargaan yang ia dapat saat sekolah. "Aku dapat banyak penghargaan. Matematika dan lainnya. Aku berusaha keras.

Mereka membaca moto yang tertulis di ruang kelas itu. 'Satu pikiran, bersama, di jalan yang sama dan rahasia (?)


Taemin mengajak Naeun untuk meninggalkan tanda bahwa mereka pernah kemari. Mereka pun menulis di papan tulis di depan kelas. Mereka menulis nama masing-masing. Taemin mengusulkan untuk mengambar h-e-a-r-t. Naeun yg polos pun menulis apa yang dieja Taemin yaitu "Heart" (maksudnya kan suruh gambar hati, bukan nulis Heart).

Taem pun menggambar bentuk hati. Bentuk hatinya aneh. Di atas papan tulis ia menulis 'Kami baru menikah." Ia mengajak untuk menulis kalimat pemberi semangat.


Sebelum episode 3 ini berakhir seperti biasa ditampilkan review dari apa yang telah mereka lakukan hari ini, sambil didengarkan narasi dari Naeun dan Taemin.

Narasi Naeun : aku merasa kami pergi ke mesin waktu dan kembali ke masa lalu. Itu perasaan yang aneh.

Narasi Naeun : Kami lulus dari sekolah yang sama dan aku tidak tahu saat itu. Tapi sekarang kami tahu dan itu menyenangkan. Aku rasa kami saling mengenal di masa lalu.

Bersambung...

Preview eps 4...
Taemin dan Naeun berkencan di jalanan MD. Mereka membeli berbagai barang couple. Ada pengakuan mengejutkan dari Taemin dan Naeun di akhir episode 4.



Writter by : Novi IP
Dont copas without permission!
Copas? Ijin dan sertakan link blog ini.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Poskan Komentar